
Betul sekali. Justru ketika kita tidak memahami, konsultasi itu wajib, bukan pilihan.
Dalam Islam, itu namanya musyawarah dan bertanya kepada ahli.
“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” *QS. An-Nahl: 43*
Kenapa Konsultasi Itu Penting?
1. Menghindarkan Kita Dari Salah Keputusan
Niat yang baik kalau dijalankan dengan cara yang salah, hasilnya bisa jadi salah. Dengan konsultasi, kita dijaga dari kesalahan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
2. Dalam Islam, Malu Bertanya Bisa Mendatangkan Dosa
Jika urusan itu menyangkut ibadah, pernikahan, waris, atau pelayanan umat, diam karena malu atau sok tahu justru bisa menyesatkan. Rasulullah memuji orang yang mau bertanya.
3. Menjaga Amanah Pelayanan
Seperti pesan Bapak Kepala KUA Pakong H. Mudenar kemarin, Pelayanan terbaik lahir dari kekompakan. Staf, Penyuluh, dan Modin tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Kalau tidak paham aplikasi SIMKAH, aturan nikah, atau bimbingan – tanyakan ke yang lebih paham.
4. Atasan, Ulama adalah Tempat Konsultasi Bertingkat
– Tidak paham teknologi? Tanya ke staf IT / rekan kerja.
– Tidak paham aturan? Tanya ke Kepala KUA.
– Tidak paham hukum agama? Tanya ke Penghulu / Penyuluh / Kiai.
Intinya:
Orang cerdas bukan orang yang tahu segalanya, tapi orang yang tahu kepada siapa harus bertanya ketika dia tidak tahu.
Kalau ada hal tentang pelayanan KUA, tulisan dinding tadi, atau masalah agama yang masih mengganjal, jangan ragu konsultasikan ke saya atau langsung ke Penyuluh KUA Pakong.