
Pakonh – Ratusan siswa SMK Al-Muarraf Pakong tampak antusias mengikuti program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang digelar pada Senin (04/05/2026). Mengusung tema yang sangat relevan dengan generasi Z, yakni “Belajar Dulu, Kerja Dulu, Baru Menikah”, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan kematangan mental dan kemandirian sebelum melangkah ke jenjang rumah tangga.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala SMK Al-Muarraf, Ali Wafa, S.Pd. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya fokus pada pendidikan dan pengembangan diri di usia muda.
“Kami ingin lulusan SMK Al-Muarraf tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga cerdas dalam merencanakan masa depan. Fokuslah pada pendidikan dan rintislah karier terlebih dahulu agar masa depan lebih terjamin,” ujar Ali Wafa.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Pakong, Marzuqi, S.Ag. Dalam sambutan pembukaannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara institusi pendidikan dan KUA. Marzuqi menekankan bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan yang komprehensif, bukan sekadar keinginan sesaat.
Suasana kelas yang awalnya formal seketika menjadi cair dan penuh tawa saat sesi ice breaking yang dipandu oleh Hasunah. Dengan gerakan-gerakan kreatif dan permainan konsentrasi, para siswa kembali segar dan siap menyerap materi inti.
Memasuki acara inti, diskusi dipandu oleh Abdul Raub selaku moderator yang membawa alur pembicaraan menjadi sangat interaktif. Ada dua pemateri ahli yang dihadirkan untuk membedah tema dari berbagai sudut pandang:
Rendi Walid, memaparkan tentang pentingnya manajemen diri dan membangun kemandirian ekonomi di masa muda.
Jamaluddin Kafi, memberikan wawasan mengenai kesiapan psikologis dan konsekuensi logis dari pernikahan di usia dini.
Para siswa terlihat aktif bertanya, menciptakan ruang diskusi yang hidup mengenai bagaimana menjaga pergaulan sehat sekaligus mengejar cita-cita.
Rangkaian acara yang berlangsung edukatif ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khidmat oleh Mohammad Zaini Hadi. Melalui doa tersebut, diharapkan ilmu yang didapatkan oleh para siswa menjadi berkah dan menjadi kompas bagi mereka dalam menentukan prioritas hidup demi masa depan yang gemilang.
Dengan berakhirnya kegiatan BRUS ini, diharapkan siswa-siswi SMK Al-Muarraf Pakong dapat menjadi pelopor pemuda yang visioner, yang mengutamakan kualitas diri sebelum membangun sebuah keluarga.
