
Pakong, 30/04/2026- Pemandangan berbeda terlihat di Kecamatan Pakong hari ini. Ratusan anak usia dini mengenakan pakaian ihram serba putih, tampak antusias mengikuti simulasi ibadah haji dalam acara Praktik Manasik Haji Cilik yang diselenggarakan oleh TK Pertiwi bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pakong.
Bukan sekadar simulasi, acara ini dirancang menyerupai alur ibadah haji sesungguhnya, lengkap dengan miniatur Ka’bah, prosesi wukuf, hingga lempar jumrah.
Sinergi Lintas Sektoral demi Generasi Rabbani
Acara dibuka dengan serangkaian sambutan dari tokoh-tokoh penting di Kecamatan Pakong yang memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini:
Iskandar (Kepala TK Pertiwi): Menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kurikulum karakter untuk mengenalkan rukun Islam kelima secara visual dan motorik.
Rifki (Camat Pakong): Menyatakan kebanggaannya atas kekompakan warga dan sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan positif yang membangun mental spiritual anak.
Kepala KUA Pakong: Menegaskan kesiapan KUA untuk selalu mendampingi masyarakat dalam edukasi keagamaan, termasuk bagi anak-anak.
Korwil Pakong: Menyoroti pentingnya kolaborasi antara instansi pendidikan dan agama untuk menciptakan pendidikan yang holistik.
Momen Kehangatan Orang Tua dan Anak
Ada yang unik dalam praktik kali ini. Tidak hanya siswa, para Wali Murid pun turut serta mendampingi putra-putri mereka dalam barisan. Dengan bimbingan langsung dari Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pakong, para orang tua ikut belajar sekaligus membimbing anak-anak mereka melafalkan kalimat Talbiyah yang menggema di lokasi acara.
”Melihat anak-anak bertalbiyah dengan polosnya membuat kami terharu. Ini bukan sekadar latihan fisik, tapi juga latihan batin bagi kami para orang tua,” ujar salah satu wali murid.
Kegiatan ini membawa pengaruh signifikan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas:
1. Terhadap Pendidikan Anak (Internal)
Penanaman Nilai Sejak Dini: Anak-anak lebih mudah memahami konsep agama melalui praktik langsung (learning by doing) dibandingkan hanya teori di kelas.
Pembentukan Karakter: Melatih kesabaran, kedisiplinan, dan kemandirian anak saat mengikuti antrean dan prosesi manasik.
Literasi Agama: Memperkaya kosa kata dan pemahaman simbolik anak mengenai sejarah Islam.
2. Terhadap Masyarakat (Eksternal)
Syiar Islam: Menjadi pengingat kolektif bagi masyarakat sekitar akan pentingnya kewajiban haji dan pendidikan agama bagi generasi muda.
Peningkatan Ekonomi & Sosial: Mempererat tali silaturahmi antar warga di Kecamatan Pakong serta menunjukkan citra positif bahwa wilayah ini memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan moral.
Dengan suksesnya acara ini, TK Pertiwi dan KUA Pakong berharap kegiatan manasik haji ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus meningkatkan kualitas spiritualitas masyarakat, dimulai dari langkah kecil anak-anak mereka.
Penulis: Abdul Raub
Lokasi: Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pakong, Pamekasan.