LOMBA PENYULUH TELADAN “NOMINASI PENYULUH AWARD 2025” IPARI PAMEKASAN

Pamekasan 24/12/ 2025, IPARI Pamekasan mengadakan Lomba Penyuluh Teladan “Nominasi Penyuluh Award 2025” di Kabupaten Pamekasan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi penyuluh agama di Kabupaten Pamekasan.

Kepala Kemenag Pamekasan, Mawardi, menyampaikan sambutan pada acara pembukaan. “Saya sangat bangga dengan diselenggarakannya Lomba Penyuluh Teladan ini. Semoga acara ini dapat menjadi motivasi bagi para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi mereka,” ujarnya.

Ketua IPARI Pamekasan, Sri Mukhti, juga menyampaikan sambutan pada acara pembukaan. “Saya berharap acara ini dapat menjadi wadah bagi para penyuluh agama untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dewan juri yang terdiri dari Dr. Muhammad Fakhruddin Ar-Razi, M.Ps.I dan Kholiq Maulidi, S.A.P, menyampaikan arahan pada acara tersebut. “Kami akan menilai para kontestan berdasarkan kemampuan dan kompetensi mereka dalam menyampaikan materi penyuluhan agama. Kami berharap para kontestan dapat menampilkan yang terbaik,” ujar Dr. Muhammad Fakhruddin Ar-Razi.

Acara ini diikuti oleh beberapa kontestan dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan. Mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik dan memenangkan penghargaan Penyuluh Teladan “Nominasi Penyuluh Award 2025”.

Kasi Bimas Islam, Ahad Ridwan, menyampaikan tanggapan positif tentang acara ini. “Saya sangat bangga dengan antusiasme para kontestan dan kualitas materi yang disampaikan. Semoga acara ini dapat menjadi motivasi bagi para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi mereka,” katanya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua APRI Kabupaten Pamekasan, Marzuqi. “Semoga acara ini dapat menjadi berkah bagi kita semua dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara Lomba Penyuluh Teladan “Nominasi Penyuluh Award 2025” IPARI Pamekasan meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh yang hadir. Semoga acara ini dapat menjadi motivasi bagi para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kualitas dan kompetensi mereka, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih baik dan harmonis.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *